BANKERS INSTITUTE didirikan oleh para praktisi perbankan pada tanggal 10 November 2012 di kota perjuangan, Yogyakarta. Latar belakang pendiriannya bermula dari rasa keprihatinan yang mendalam. Di Indonesia tersedia puluhan juta pengangguran. Setiap membuka lowongan kerja, ratusan aplikasi (lamaran) masuk. Namun dari ratusan aplikasi itu, setelah diseleksi secara administrative (seleksi pertama), hanya tersisa belasan aplikasi saja yang dapat diteruskan ke tahap seleksi selanjutnya. Perkembangannya, dari belasan kandidat tersebut, rata-rata hanya akan didapatkan satu atau dua calon bankir yang lolos untuk mengikuti masa percobaan.

Fakta diatas menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan yang cukup lebar antara kualifikasi bankir yang dikehendaki perusahaan perbankan dengan kualifikasi bankir yang dimiliki oleh para kandidat. Para pendiri BANKERS INSTITUTE kemudian berinisiatif untuk turut serta mengurangi kesenjangan tersebut dengan cara mendirikan BANKERS INSTITUTE yang menyediakan jasa dan fasilitas bagi para bankir maupun calon bankir untuk meningkatkan ketrampilan kerjanya. Harapan akhirnya adalah, calon bankir maupun para bankir ini dapat memenuhi kualifikasi standar yang ditetapkan perusahaan perbankan.

BANKERS INSTITUTE didirikan tepat pada peringatan Hari Pahlawan 10 November. Maknanya, jiwa dan semangat para pahlawan ini akan menjiwai para bankir maupun calon bankir dalam perjuangannya menjadi bankir yang professional. Adapun lokasi pendiriannya di kota perjuangan Yogyakarta melambangkan bahwa para bankir maupun calon bankir ini harus senantiasa berjuang pantang menyerah untuk mendapatkan predikat sebagai bankir professional. Disisi lain, kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan sangat mendukung iklim yang dibutuhkan BANKERS INSTITUTE untuk menjalankan operasionalnya sehari-hari. Saat ini, BANKERS INSTITUTE masih dikelola secara langsung oleh para pendirinya demi menjaga kualitas yang diharapkan sesuai dengan visi dan misinya.